Pelayanan

Layanan Publik Dinas Perdagangan Kota Malang.

Bidang Stabilisasi Harga dan Perlindungan Konsumen

Seksi Pengembangan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen dipimpin oleh Kepala Seksi berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perdagangan. Seksi Pengembangan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen mempunyai tugas Menyusun petunjuk teknis dan fasilitasi kerjasama pengembangan usaha perdagangan serta melaksanakan penyusunan, perencanaan, pelaksanaan usaha perdagangan, metrologi.

Untuk melaksanakan tugasnya, Seksi Pengembangan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen menyelenggarakan fungsi:

  • penyediaan bahan masukan sebagai bahan pertimbangan perumusan kebijakan usaha Perdagangan ekspor, impor dan perlindungan konsumen;
  • koordinasi dan sosialisasi kebijakan bidang usaha perdagangan ekspor, impor serta pengembangan ekspor dan impor skala daerah dan koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan perlindungan konsumen;
  • koordinasi dengan aparat penegak hukum dalam penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan perdagangan;
  • sosialisasi kebijakan pengawasan barang beredar dan jasa;
  • pelayanan dan penanganan penyelesaian sengketa konsumen;
  • pembinaan dan pemberdayaan motivator dan mediator perlindungan konsumen;
  • penyediaan bahan masukan sebagai perumusan kebijakan penerbitan SKA, penelusuran asal barang dan untuk penerbitan API;
  • pengembangan perdagangan, promosi, sosialisasi, monitoring dan evaluasi, pelaporan pelaksanaan perdagangan dalam negeri;
  • pembinaan, pengawasan, pemberian ijin dan rekomendasi skala tertentu, monitoring dan evaluasi sarana penunjang perdagangan (pasar/toko modern, gudang, jasa pameran, konveksi dan seminar dagang) skala kecil;
  • pembinaan komoditas dalam rangka memperoleh akses pembiayaan resi gudang;
  • pembinaan dan pengawasan pelaksanaan ijin/pendaftaran jasa bisnis, jasa distribusi dan perlindungan konsumen;
  • penyelenggaraan, pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan informasi pasar dan stabilitasi harga;
  • pembinaan, pengaturan dan pengawasan yang bersifat teknis terhadap penyelenggaraan dan pelaku pasar lelang;
  • pengambilan contoh, pengujian, inspeksi teknis dan sertifikasi mutu barang;
  • pengusulan pembentukan BPSK dan fasilitasi operasional BPSK;
  • pendaftaran dan pengembangan LPKSM;
  • pembinaan dan pemberdayaan PPBJ, PPNS-PK, PPNS-WDP;
  • pelaksanaan dan pelaporan sistem informasi perdagangan dan penyusunan potensi usaha perdagangan;
  • fasilitasi dan pelaksanaan kegiatan metrologi legal;
  • fasilitasi penyelenggaraan kerjasama metrologi legal;
  • fasilitasi pelaksanaan pos tera ulang;
  • pelaksanaan penyuluhan dan pengamatan UTTP, BDKT dan SI;
  • penyusunan petunjuk teknis, pendaftaran dan pengembangan usaha pasar serta pembukuan dan pelaporan;
  • dukungan pelaksanaan, pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan perdagangan di daerah perbatasan, pedalaman dan terpencil;
  • pelaksanaan kebijakan, pedoman, petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis pengawasan peredaran barang dan jasa serta penegakan hukumnya;
  • penyiapan dan penyusunan bahan fasilitasi, penyelenggaraan pendataan, pendaftaran, penetapan dan pengembangan usaha pasar serta pembukuan dan pelaporan;
  • pengumpulan dan penyusunan kegiatan pembukuan dan penelitian terhadap penerimaan dan pendapatan lainnya;
  • pengawasan, pelaporan pelaksanaan dan penyelenggaraan serta penyajian informasi pelaksanaan wajib daftar perusahaan dan pelaksanaan kebijakan bidang ekspor, impor dan ekspor dan impor skala daerah;
  • evaluasi implementasi penyelenggaraan perlindungan konsumen;
  • monitoring, sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan pengawasan barang/jasa beredar, dumping, subsidi dan safeguard;
  • penyusunan laporan kegiatan di bidang tugasnya;
  • pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Seksi Pengembangan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen dipimpin oleh Kepala Seksi berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perdagangan. Seksi Pengembangan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen mempunyai tugas Menyusun petunjuk teknis dan fasilitasi kerjasama pengembangan usaha perdagangan serta melaksanakan penyusunan, perencanaan, pelaksanaan usaha perdagangan, metrologi.

Untuk melaksanakan tugasnya, Seksi Pengembangan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen menyelenggarakan fungsi:

  • penyediaan bahan masukan sebagai bahan pertimbangan perumusan kebijakan usaha Perdagangan ekspor, impor dan perlindungan konsumen;
  • koordinasi dan sosialisasi kebijakan bidang usaha perdagangan ekspor, impor serta pengembangan ekspor dan impor skala daerah dan koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan perlindungan konsumen;
  • koordinasi dengan aparat penegak hukum dalam penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan perdagangan;
  • sosialisasi kebijakan pengawasan barang beredar dan jasa;
  • pelayanan dan penanganan penyelesaian sengketa konsumen;
  • pembinaan dan pemberdayaan motivator dan mediator perlindungan konsumen;
  • penyediaan bahan masukan sebagai perumusan kebijakan penerbitan SKA, penelusuran asal barang dan untuk penerbitan API;
  • pengembangan perdagangan, promosi, sosialisasi, monitoring dan evaluasi, pelaporan pelaksanaan perdagangan dalam negeri;
  • pembinaan, pengawasan, pemberian ijin dan rekomendasi skala tertentu, monitoring dan evaluasi sarana penunjang perdagangan (pasar/toko modern, gudang, jasa pameran, konveksi dan seminar dagang) skala kecil;
  • pembinaan komoditas dalam rangka memperoleh akses pembiayaan resi gudang;
  • pembinaan dan pengawasan pelaksanaan ijin/pendaftaran jasa bisnis, jasa distribusi dan perlindungan konsumen;
  • penyelenggaraan, pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan informasi pasar dan stabilitasi harga;
  • pembinaan, pengaturan dan pengawasan yang bersifat teknis terhadap penyelenggaraan dan pelaku pasar lelang;
  • pengambilan contoh, pengujian, inspeksi teknis dan sertifikasi mutu barang;
  • pengusulan pembentukan BPSK dan fasilitasi operasional BPSK;
  • pendaftaran dan pengembangan LPKSM;
  • pembinaan dan pemberdayaan PPBJ, PPNS-PK, PPNS-WDP;
  • pelaksanaan dan pelaporan sistem informasi perdagangan dan penyusunan potensi usaha perdagangan;
  • fasilitasi dan pelaksanaan kegiatan metrologi legal;
  • fasilitasi penyelenggaraan kerjasama metrologi legal;
  • fasilitasi pelaksanaan pos tera ulang;
  • pelaksanaan penyuluhan dan pengamatan UTTP, BDKT dan SI;
  • penyusunan petunjuk teknis, pendaftaran dan pengembangan usaha pasar serta pembukuan dan pelaporan;
  • dukungan pelaksanaan, pembinaan, pengawasan, monitoring dan evaluasi kegiatan perdagangan di daerah perbatasan, pedalaman dan terpencil;
  • pelaksanaan kebijakan, pedoman, petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis pengawasan peredaran barang dan jasa serta penegakan hukumnya;
  • penyiapan dan penyusunan bahan fasilitasi, penyelenggaraan pendataan, pendaftaran, penetapan dan pengembangan usaha pasar serta pembukuan dan pelaporan;
  • pengumpulan dan penyusunan kegiatan pembukuan dan penelitian terhadap penerimaan dan pendapatan lainnya;
  • pengawasan, pelaporan pelaksanaan dan penyelenggaraan serta penyajian informasi pelaksanaan wajib daftar perusahaan dan pelaksanaan kebijakan bidang ekspor, impor dan ekspor dan impor skala daerah;
  • evaluasi implementasi penyelenggaraan perlindungan konsumen;
  • monitoring, sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan pengawasan barang/jasa beredar, dumping, subsidi dan safeguard;
  • penyusunan laporan kegiatan di bidang tugasnya;
  • pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Bidang Perdagangan

  1. Mempunyai tugas pokok mempersiapkan bahan-bahan perumusan kebijakan teknis, program dan kegiatan, serta fasilitasi pelaksanaan pembinaan teknis Usaha Pedagangan;
  2. Sesuai dengan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), uraian tugas Kepala Seksi Bina Usaha Perdagangan, sebagai berikut;
    • Menyusun program kerja dan rencana anggaran Seksi;
    • Mempersiapkan dan menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dalam rangka penyusunan bimbingan teknis pembinaan sarana dan usaha perdagangan;
    • Menghimpun, mengolah dan menganalisa data usaha perdagangan untuk bahan konsultasi dengan instansi terkait, swasta serta lembaga-lembaga/asosiasi terkait;
    • Menyiapkan, mengolah dan menganalisa data perijinan usaha perdagangan dalam rangka pengelolaan, pembinaan, pembinaan, pengembangan usaha dan perlindungan konsumen;
    • Mempersiapkan bahan peningkatan kemampuan dan keterampilan pengusaha dalam melaksanakan kegiatan perdagangan, terutama kemampuan teknis manajemen, kewiraswastaan, penerapan standarisasi dan persaingan usaha;
    • Mengevaluasi rencana dan program pemberian dan pengendalian sarana perdagangan serta perijinan dan Tanda Daftar Perusahaan, Usaha Perdagangan;
    • Mempersiapkan bahan untuk penyusunan dan penyajian Buku Induk Perusahaan dalam rangka meningkatkan kemampuan pengusaha;
    • Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis;
    • Membuat DP-3 Pegawai sesuai dengan kewenangannya;
    • Melaporkan seluruh pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang;
    • Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
  1. Mempunyai tugas pokok mempersiapkan bahan-bahan perumusan kebijakan teknis, program dan kegiatan, serta fasilitasi pelaksanaan pembinaan teknis Usaha Pedagangan;
  2. Sesuai dengan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), uraian tugas Kepala Seksi Bina Usaha Perdagangan, sebagai berikut;
    • Menyusun program kerja dan rencana anggaran Seksi;
    • Mempersiapkan dan menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dalam rangka penyusunan bimbingan teknis pembinaan sarana dan usaha perdagangan;
    • Menghimpun, mengolah dan menganalisa data usaha perdagangan untuk bahan konsultasi dengan instansi terkait, swasta serta lembaga-lembaga/asosiasi terkait;
    • Menyiapkan, mengolah dan menganalisa data perijinan usaha perdagangan dalam rangka pengelolaan, pembinaan, pembinaan, pengembangan usaha dan perlindungan konsumen;
    • Mempersiapkan bahan peningkatan kemampuan dan keterampilan pengusaha dalam melaksanakan kegiatan perdagangan, terutama kemampuan teknis manajemen, kewiraswastaan, penerapan standarisasi dan persaingan usaha;
    • Mengevaluasi rencana dan program pemberian dan pengendalian sarana perdagangan serta perijinan dan Tanda Daftar Perusahaan, Usaha Perdagangan;
    • Mempersiapkan bahan untuk penyusunan dan penyajian Buku Induk Perusahaan dalam rangka meningkatkan kemampuan pengusaha;
    • Memberikan petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis;
    • Membuat DP-3 Pegawai sesuai dengan kewenangannya;
    • Melaporkan seluruh pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang;
    • Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.

Bidang Pengelola Pasar Rakyat

Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar dipimpin oleh Kepala Seksi berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perdagangan. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar mempunyai tugas:

  • Menyiapkan bahan kebijakan teknis operasional Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Menyusun dan Melaksanakan rencana kerja Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Mengumpulkan dan Mengolah data Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Melaksanakan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya;
  • Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Seksi Sarana Perdagangan.

Untuk melaksanakan tugasnya, Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis operasional Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Penyiapan bahan dan melaksanakan pengumpulan serta pengolahan basis data Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan;
  • Penyiapan bahan dan pelaksanaan penyusunan rencana kerja Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja dinas;
  • Penyusunan dan Pelaksanaan rencana teknis operasional pembinaan dan pengembangan, serta fasilitasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Pelaksanaan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau lembaga/organisasi terkait dalam lingkup tugasnya;
  • fasilitasi pengembangan sarana dan prasarana pasar tradisional;
  • penginventarisasian data potensi pasar dan pelaksanaan peyelenggaraan pengembangan usaha pasar;
  • Pendistribusian tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya;
  • Pemberian petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;
  • Pemeriksaan hasil kerja kegiatan staf untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja;
  • Pengarah dan Pengendali pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;
  • Pengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) dan/atau sasaran kerja pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;
  • Pembuatan dan Pememeriksaan konsep-konsep surat yang diajukan oleh staf untuk memperoleh konsep surat yang benar;
  • Pelaporan pelaksanaan tugas secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai kebutuhan kepada pimpinan;
  • Pemberian saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai bidang tugasnya;
  • Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar dipimpin oleh Kepala Seksi berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Perdagangan. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar mempunyai tugas:

  • Menyiapkan bahan kebijakan teknis operasional Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Menyusun dan Melaksanakan rencana kerja Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Mengumpulkan dan Mengolah data Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Melaksanakan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi sesuai dengan lingkup tugasnya;
  • Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja Seksi Sarana Perdagangan.

Untuk melaksanakan tugasnya, Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar menyelenggarakan fungsi:

  • Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis operasional Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Penyiapan bahan dan melaksanakan pengumpulan serta pengolahan basis data Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan;
  • Penyiapan bahan dan pelaksanaan penyusunan rencana kerja Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja dinas;
  • Penyusunan dan Pelaksanaan rencana teknis operasional pembinaan dan pengembangan, serta fasilitasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pasar;
  • Pelaksanaan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau lembaga/organisasi terkait dalam lingkup tugasnya;
  • fasilitasi pengembangan sarana dan prasarana pasar tradisional;
  • penginventarisasian data potensi pasar dan pelaksanaan peyelenggaraan pengembangan usaha pasar;
  • Pendistribusian tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya;
  • Pemberian petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;
  • Pemeriksaan hasil kerja kegiatan staf untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja;
  • Pengarah dan Pengendali pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;
  • Pengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) dan/atau sasaran kerja pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;
  • Pembuatan dan Pememeriksaan konsep-konsep surat yang diajukan oleh staf untuk memperoleh konsep surat yang benar;
  • Pelaporan pelaksanaan tugas secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai kebutuhan kepada pimpinan;
  • Pemberian saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai bidang tugasnya;
  • Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.